12 Maret 2010

MISTERI BUAH KHULDI



Kenikmatan yang melimpah ruah. Kesenangan yang membuat semua terperangah. Itulah kehidupan surgawi yang tak tertandingi oleh kemewahan duniawi. Adam, nenek moyang manusia, dan Hawa , ibunda segala bangsa di dunia, apa saja yang menjadi keinginan keduanya Allah kabulkan untuk dinikmati, kenikmatan tak terperikan, tak terjangkau oleh ingatan. Tetapi ada satu syarat : " Jangan kalian dekati Pohon Khuldi, apalagi mencoba mencicipi buahnya terlebih memakannya. Itu pantangannya.
" Dan Kami berfirman, " Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik yang mana saja kalian sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang Zalim" ( QS Al-Baqarah : 35 )

Syetan yang selau iri dan dengki dan selalu menyombongkan diri tak kekurangan tipu daya. Dengan segala daya dan upaya , setan berusaha menggoda Adam dan Hawa yang mendapatkan perlakuan istimewa dari Tuhannya. Rasa benci yang menggelora mendorongnya untuk membujuk rayu Adam dan Hawa. Harapannya : keduanya mau makan buah khuldi, lupa pada janji Ilahi Rabbi. Trik-trik di uji coba, intrik-intrik di terapkan, rayuan dan bujukan dilontarkan, janji palsu ditawarkan. Argumentasi di ajukan:

" Tuhan kamu tidak melarangmu berdua mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang - orang yang kekal di surga" , syetan bersumpah : " Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasihat kepada kamu berdua" ( QS. Al-A'raf : 20-21 )

Ketika Allah SWT melarang kepada Adam dan Hawa untuk mendekati Pohon Khuldi, Allah SWT tidak menjelaskan secara rinci, hal ini selaras dengan larangan Allah kepada kita semua untuk mendekati zina. Allah Hanya mengatakan bahwa zina itu perbuatan keji dan buruk. Ketika Allah melarang Adam mendekati buah khuldi, Allah hanya mengatakan bahwa itu adalah kategori kedzaliman.
Di dalam kajian Ushul Fiqih, larangan itu mengandung hukum haram. Kita dilaarang mendekati perbuatan buruk dan keji, karena sebenarnya berawal dari mendekati, seseorang akan terpengaruh untuk menyukai, kemudian terlena, terpedaya dan pada akhirnya terjerumus kedalam larangan yang sebenarnya. Ketika Allah melarang zina, Allah juga melarang berkhalwat antara laki-laki dan perempuan dengan segala tambahan aktivitas lainnya seperti berciuman, berpegangan tangan dan lain-lainnya. Tak bisa di pungkiri, syetan sangat lihai memilih waktu, tempat dan situasi yang tepat untuk menggoda manusia.

Pada dasarnya , Allah tidak menetapkan segala sesuatu tanpa hikmah. Jika Allah melarang mendekati pohon khuldi maka ada bebrapa hikmah yang bisa kita ambil:

1. Menguji Ketundukan manusia

Tunduk berarti kita berserah diri kepadaNya. Kita laksanakan semua yang menjadi titah dan perintahNya. Kita gapai apa yang menjadi sebab RidhaNya. Kita jauhi apa yang dilarang dan mengundang murkaNya.

Ketundukan manusia itu ada dua :Ketundukan yang benilai Ta'abbudy ( Ketundukan sepenuhnya) dan ketundukan yang bersifat Ta'aqquly ( Ketundukan berdasarkan hasil analisis). Kedua macam ketundukan itu menunjukkan kepada kita bahwa Islam memberi peluang untuk meningkatkan dimensi intelektual, dimensi spiritual dan dimensi moral spiritual. Islam memberi ruang untuk meningkatkan daya pikir, dzikir dan tanggung jawab mengemban amanah memakmurkan dunia.

" Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, apabila dipanggil oleh Allah dan RaasulNya agar Rasul mengadili diantara mereka ialah mereka mengucapkan : ' Kami mendengar dan kamipatuh'. Mereka itulah orang-orang yang beruntung." ( QS. An-Nuur : 51-52)

2. Membngun Kesdaran Bahwa Selain Allah Tidak Ada Yang Absolut

Tidak ada kenikmatan absolut tanpa batas dan tanpa larangan. Tidak Ada kebebasan tanpa batas. Tidak ada kekuasaan membabi buta tanpa batas selain kekuasaan Allah saja. Segala sesuatu punya batasan tertentu. Tidak boleh melampaui batas, bersikap berlebihan dan lupa daratan. Sebab ketika kebebasan di lakukan tanpa batas, maka yang terjadi adalah kesombongan, keangkuhan dan bahkan kedzaliman pada diri sendiri dan orang lain. Batasan - batasan itu dibuat dalam rangka mengendalikan nafsu serakah manusia. Dan hanya dengan di tenangkannya nafsu, maka yang timbul kemudian adalah kenikmatan ruhani, ketenangan jiwa dan kelezatan iman.
3. Membiasakan Menahan Diti
Dengan adanya larangan, kita dilatih untuk menahan diri dari pencapaian kenikmatan sesaat yang hanya terkait dengan fisik. Kenikmatan yang seharusnya dicapai adalah kenikmatan batin yang tidak bisa diukur dengan apapun, baik dengan materi, kekuasaan,jabatan maupun popularitas. Kenikamatan batin hanya bisa diraih dengan misalnya, membantu orang lain, melaksanakn tugas dengan baik, mencapai sesuatu yang di inginkan dan apalagi dengan melaksanakan hal - hal yang ada hubungannya dengan kegiatan sosial maupun keagamaan. Membantu kegiatan syi'ar Islam, pengentasan kemiskinan, baik miskin struktural, finansial, intelektual apalagi spiritual.
4. Menguji Ketahanan Mental Dalam Menghadapi Gidaan
Godaan dan Rayuan syetan datang setiap saat untuk menyesatkan kita. Ketahanan mental sangat diperlukan disini. Jika pertahanan kita Rapuh, maka kita akan mudah diseret dan diperdaya oleh kemauan syetan. Dan tidak ada cara memperkokohnya selain dengan memperbanyak ibadah, taqarrub kepad Allah SWT dan memperbanyak amal sholeh
5. Jangan Tergantung Pada Akal semata
Syetan berhasil menggoda Adam dan Hawa dengan menggunakan pendekatan empiris logis. Ketika Adam dan Hawa bersandar semata kepada kekuatan akal, maka Keduanya sangat mudah digelincirkan oleh iblis. Oleh sebab itu jangan terlalu mendewa- dewakan akal dalam memahami segala sesuatu. Kehebatan akal tanpa dilandasi ketinggian spiritual akan menyebabkan kesesatan dan keterjerumusan. Banyak orang pinter tapi keblinger. Kekuatan akal kita gunakan untuk memajukan kehidupan dengan scien dan teknologi tetapi harus tetap mempedomani wahyu Allah, agar apa yang dihasilkan oleh ilmu pengetahuan dan Teknologi bisa melahirkan kesejahteraan dan menyelamatkan.
( Raih Kebahagiaan Sejati dengan berinvestasi amal sholeh untuk kepentingan pembangunan Pesantren dan Panti Asuhan di : Rek. Muamalat No. : 0000098120 atas nama : Yayasan Sentra Dakwah Hidayatullah . Informasi Hubungi : Ust. Choirul Anam 081346320765 )

27 Januari 2010

TK ALAM


PROPOSAL PEMBANGUNAN SAUNG DAN GAZEBO SEKOLAH ALAM
YAYASAN SENTRA DAKWAH HIDAYATULLAH MEDAN

A. DASAR PEMIKIRAN
1. Pendidikan terbaik hendaklah menteladani apa yang dilakukan oleh Baginda Rasulullah SAW. Pada saat itu para sahabat belajar di sebuah tempat yang beratapkan pelepah kurma. Tetapi gurunya memiliki kualifikasi nomor satu, yaitu Baginda Rasulullah SAW sendiri. Beliau mengajar dengan contoh atau suri tauladan. Karenanya pendidikan yang terbaik adalah jika para guru dan pendidiknya bisa menjadi contoh atau teladan yang baik. Tempat boleh jadi sederhana, tetapi para peserta didik harus dibentuk agar berperilaku dan berakhlak mulia. Dengan kata lain pendidikan yang baik tidaklah ditentukan oleh sarana gedungnya, tetapi lebih pada kualitas guru, metoda pendidikan yang diiterapkan oleh guru serta kurikulum yang ditunjang oleh kelengkapan buku atau bahan ajar yang memadai sebagai gerbang ilmu. Dan ternyata orang-oraang yang yang dididik oleh Rasulullah SAW berhasil menjadi " Khaira Ummah" ( Ummat terbaik ) dan berhasil menjadi pemimpin - pemimpin yang membawa rahmat bagi semesta alam. Padahal sekolah mereka di bawah pohon di dekat Oase
. Kalaupun ada gedung, itu hanyalah bangunan sederhana 3x4 m , yaitu rumah Arqam Ibnul Arqam.

2- Pada umumnya ruang kelas yang ada di sekolah- sekolah era sekarang ini dikelilingi oleh tembok yang membuat peserta didik tidak bisa melihat keluar. Sehingga ada jarak antara para peserta didik dengan alam bebas. Di dalam kelas anak-anak cukup belajar dengan buku dan ucapan-ucapan guru. Boleh jadi anak-anak sudah mendengar nama - nama pohon mahoni, durian dan lain -lain, tetapai anak - anak tidak tahu pohon mahoni dan durian itu seperti apa? Ya karena di halaman sekolah atau di kebun sekolah tidak ada pohon mahoni ataupun durian. Yang terjadi kemudian adalah sejenis verbalisme belaka. Verbalisme dalam pendidikan barangkali bukan merupakan dosa , tetapi itu adalah sebuah kesalah kaprahan.

3. Pendidikan yang ada selama ini mematikan daya kritis dan kreativitas anak-anak. Sejak duduk di bangku Taman- Kanak-Kanak hinggga Perguruan tinggi anak- anak kita seolah dilarang kritis dan krreatif. Juka ada anak-anak SD atau TK yang kritis akan diangggap anak nakal, si pembuuat onar dan lain sebutan megatif ,, hhanya karena anak - anak menanyakan sesuatu yang mereka tidak ketahui dan mereka harusnya tahu.

4. Ada sebuah kejadian tentang anak gedongan yang selalu diajak ke Super Market . Ketika anak tersebut ditanya dari asalnya telur ? Anak tersebut menjawab dari Super Market . Mengapa terjadi demikian ? Ya , karena anak tersebut tidak pernah melihat ayam bertelur .Tidak hanya itu, di tempat lain banyak anak- anak pengusaha peternakan , tetapi mereka tidak pernah melihat seperti apa sapi, domba dll. karena di sekolah tidak pernah ada hari tertentu untuk mengenalkan anak - anak dengan lingkungannya. Padahal dalam teori pendidikan dikatakan : " Sekali melihat itu lebih berkesan daripada seribu kali mendengar".

5. Pada kenyataannya alam begitu banyak menyediakan inspirasi bagi ilmu pengetahuan. Di alam terdapat alat peraga pendidikan. Di alam ada obyek penelitian dan sarana pengembangan kepribadian yang sangat lengkap dan mewah. Kisah gravitasi oleh Issac Newton terjadi ketika dia duduk di bawah pohon apel. Hukum gaya angkat air oleh Archimiides terjadi ketika dia mandi dan ia menekan - nekan gayungnya didalam air. Frekwensi dan panjang gelombang oleh Enstein didapat ketia ia mengamati perubahan warna cahaya matahari pada pagi, siang dan sore hari. Konsep pondasi cakar ayam di peroleh dari pengamatan terhadap akar pohon kelapa di tepi laut. Dan masih banyak lagi penemuan - penemuan yang kesemuanya dii dasarkan da bersumber dari pengamatan di alam.

6. Alam kita Indonesia memiliki banyak potensi. Para pujanggga menyebutnya Zamrud Katulistiwa. Namun ironisnya pendidikan dan dunia sekolah di negeri ini menjauhkan ppeserta didiknya dari alam dan lingkungannya dan membatasi sekolah mereka dengan kelas yang di kelilingi dinding dinding sempit.

7. Dengan melihat realitas diatas maka kami memandang perlu untuk membangun sekolah alam dan kami akan memulainya dari tingkatan yang paling rendah yaitu Taman - Kanak- Kanak.

B. TUJUAN

Tujuan ditulisnya proposal ini adalah :
1. Memberikan gambaran kepada asyarakat Medan Khususnya dan Sumatera Utara pada umumnya bahwa, betapa pentingnya didirikan Sekolah Alam di Kota Medan dengan Konsep Pendidikan Ala Rasulullah SAW dengan pendekatan alam sebagai media pembelajaran sekaligus penyedia inspirasi ilmu pengetahuan. Alam sebagai alam peraga , alam sebagai obyek penelitian, dann alam sebagai sarana pengembanngan kepribadian yang lengkap.

2. Mengajak Pemerintah dan Swasta , instansi sipil, BUMN dan perusahaan - perusahaan melalui program CSR nya , Lembaga Amil Zakat melalui dana Sabilillah nya, serta para dermawan untuk turut mengambil bagian, partisipasi dan kontribusi dalam mewujudkan proyek tersebut dalam rangka melahirkan generasi yang cerdas, mandiri dan berkhlaq mulia.

C. NAMA PROYEK

Nama proyek ini adalah : " Pembangunan Gazebo daan Saung Sekolah Alam Yayasan Sentra Dakwah Hidayatullah Medan "

D. LOKASI PEMBANGUAN

Pembangunan Sekolah Alam ini akan menggambiul lokasi Kampus Sentra Dakwah Hidayatullah Medan Jl. Mawar Gg. Benteng / Jl. Sejati Gg. Kasih Kelurahan Sari Rejo Kecamatan Polonia Meda. Luas area ini adalah kurang lebih dua hektar.

E. STRUKTUR KEPANITIAAN

1. Ketua :Choirul Anam S. Sos. I
2. Bendahara : Ibnu Rusydi
3. Sekretaris : Heri Kusmiran SE
4. Kepala Proyek : Sriyono S.Pd
5. Anggota : Dra. Sri Rifiana
: Alia Tanjung
: Fiman Hadait Munte ST.
: Aswin Saolin SE
: Aiman Syah


F. ANGGARAN BIAYA

Diperkirakan pembangunan Gazebo dan sekolah alam ini akan menelan biaya "Dua Puluh Juta Rupiah" . Biaya ini belum termasuk sarana bermain dan pemasangan daya listrik.

G. PENUTUP

Demikian Proposal ini kami buat semoga menjadi perhatian kita semua kemudia menjadi bahan pertimbngan untuk bisa semaksimall mungkin di bantu. Semoga Allah meringankan beban kita semua. Atas Bantuan dan partisipasi semua pihak , kami ucapkan ribuan terimakasih semoga menjadi amal jariyah.



MEDAN, 30 DESEMBER 2009
YAYASAN SENTRA DAKWAH HIDAYATULLAH
PANITIA PEMBAGUNAN SEKOLAH ALAM

TTD.

CHOIRUL ANAM S. SOS.I
Ketua



REKAAPITULASI ANGGARAN
PEMBANGUNA GAAZEBO DAN SAUNG SEKOLAH LAM
YAYASAN SENTRA DAKWAH HIDAYATULLAH MEDAN


1. Pekerjjaan Tapak pondasi Rp. 1.054.000,-
2. Pekerjaan lantai Rp. 5.754.000,-
3. Pekerjaan dinding Rp. 3.664.000,-
4. Pekerjaan Rangka Atap Rp. 3.356.000,-
5. Finishing Rp. 410.000,-
6. Ongkos Tukang Rp. 5.000.000,-
JUMLAH Rp. 21.597.000,-


GAMBAR RENCANA GAZEBO DAN SAUNG
SEKOLAH ALAM SENTRA DAKWAH HIDAYATULLLAH














26 Januari 2010

PEMBANGUNAN KAMAR MANDI DAN TEMPAT WUDHU'

Setelah penambahan teras Mushalla Al- Hidayah, Yayasan sentra Dakwah Hidayatulllah memerlukan Tempat wudhu yang permanen agar para jama'ah yang ingin shalat di tempat ini merasa nyaman karena ketersediaan sarana wudhu' dan kamar mandi yang memadai Pembuatan teras Mushala itu sendiri sudah mencapai 90 persen, masih dibutuhkan dana kurang lebih 2 juta rupiah untuk finishing. sedangkan untuk jendela dan dan pintu mUshalla masih menunggu uluran tangan dan partisipasi semua pihak. untuk Jerjak atau Terali besi di butuhkan dana 2 juta juga, selain pintu dan jendelanya sendiri mebutuhkan dana 1, 5 juta.
walaupun hal itu semua bisa menjadi hambatan untuk kenyamanan bagi para jama'ah, apalagi untuk pengajian orang tua maupun TK dan TQA, masih jauh dari memadai, namun pengurus tetap semangat untuk menggiatkan kegiatan di Kampus Sentra Dakwah Hidayatullah ini , utamanya kegiatan - kegiatan yang lebih banyak menggunakan mushalla sebagai tempatnya.

kebutuhan untuk segera membangun kamar mandi dan tempat wudhu menjadi sangat urgen. Alhamdulillah, akhirnya juga bisa dilakukan walaupun di cicil.


Pemasangan keramik kamar mandi misalnya , masih terbengkalai karena kurangnya dana. tetapai Alhamdulillah , karena sesungguhnya pembangunan kamar mandi ini dan Tempat wudhu ini sudah mencapai kurang lebih 60 % .

Pemasangan keramik masih menggu tambahan keramik untuk kamar mandi dan tempat wudhu. Pemlesteran dinding pagar belakang mushalla masih perlu dana banyak untuk menyelesaikannya sehinga nampak rapi dan bersih, enak di pandang dan nyaman bagi para jama'ah yang datang dan shalat di tempat ini.

Untuk pembangunan kamar mandi dan tempat wdhu itu sendiri sudah memakan biasa kurang lebih 20 jt rupiah. Itupun tempat wudhu yang ada baru untuk jama'ah laki-laki, dan untuk jama'ah wanita , masih perlu dana pembangunan kamar mandi dan tempat wudhu dana kurang lebih sepuluh juta.
Untuk itu diperlukan dukungan semua pihak , bagaimana penyediaan sarana Wudhu dan kamar mandi ini bisa di selesaikan. Dengan dimikian Yayasan Sentra Dakwwah Hidayatullah Medan ini bisa melayani ummat sebaik mungkin.

Jika ketersediaan Air Wudhu dan Sarananya sudah memadai, insya Allah gerakan dakwah yang akan di komando dari tempat ini bisa kelihatan gaungnya. Masyarakat sekitar sudah merasakan manfaat kehadiran Yayasan ini walaupun sarana masih terbatas.

Tentu dibutuhkan jiwa dermawaan bagi kita semua, karena sesungguhnya Ummat Islam Sumatera Utara ini, khusunya Medan, sangat besar jumlahnya, dan banyak yang di takdirkan oleh Alllah menjadi The Have
Kalau tugas ini bisa di anggkat srcara bersama-sama, seberat apapun tugas ini akan menjadi ringan. Karena sebenarnya kita memilki jumlah penduduk muslim yang besar di Medan ini.
maslahnya adalah apakah memang kita punya kepedulian terhadap nasib ummat Islam yang selalu terbelakang ini, karena kekikiran ummat Islam sendiri.
Sekali Lagi bisa di catat nomor rekening Yaysan ini di Dasbord Blog ini jika anda ingin mengambil peranan Dalam memajukan Dakwah dan Pendidikan.