05 Juli 2010

HARI BERENANG DAN BERSENANG-SENANG

Di Sekolah Alam , Taman Kanak - Kanak " YAA BUNAYYA " Yayasan Sentra Dakwah Hidayatullah ( Pondok Pesantren Hidayatullah ) Medan Kota, Sumatera Utara ini, anak-anak diajak belajar dengan cara yang menyenangkan, mereka disalurkan kemana kecenderungannya. Mereka adalah anak - anak yang memiliki berbagai macam kecerdasan ( Multiple Integences ) . Oleh Karenanya tidak boleh ada pemaksaan dalam belajar. Mereka tidak Boleh Di perlakukan seperti Robot, harus mengikuti kemauan guru.

Kegiatan Outing merupakan kegiatan yang yang menyenangkan, mereka bisa berekpresi diri melalui kegiatan ini. Salah satu bentuknya adalah dengan mengajak mereka rekreasi ke kolam renang. Disamping membuat mereka senang, sekaligus melatih dan menguatkan syaraf motorik mereka, serta melatih mereka untuk hidup bekerjasama.

Para guru menjadi fasilitator untuk mengarahkan dan membantu mereka. Kegiatan ini di lakukan di tempat yang agak jauh dari kampus sekolah ini. Biaya tentu ditanggung oleh para orangtua. Tetapi alhamdulillah pihak sekolah selalu mendapatkan pertolongan Allah untuk bisa menemukan cara yang murah dalam pelaksanaan kegiatan.

Para orangtua tak mau ketinggalan , mereka pun ikut semua , dan ternyata kegiatan seperti ini justru menjadi sesuatu yang sebenarnya mereka butuhkan untuk relaksasi di sela-sela kesibukan mengurus rumahtangga yang kadang menjemukan karena rutinitasnya yang serba monoton.

Dengan adanya kegiatan ini, para orang tuapun sebenarnya mengaku di untungkan karena ada yang membuka jalan untuk keluar dari rutinitas yang sangat menjemukan. Karenanya kegiatan ini tidak hanya diminati para anak didik, tetapi juga para orangtua murid.

Keceriaan nampak dari pancaran wajah dan senyum dua siswi yang merupakan anak kembar ini. Biasanya mereka akan bercerita panjang lebar akan pengalamannya mengikuti kegiatan ini kepada papa dan neneknya atau abang - abangnya serta teman - teman bermainnya di rumah.

Tidak hanya anak - anak usia TK saja yang ikut, tetapi ada juga Balita yang ikut PAUD dan anak- anak TPA yang sudah sekolah di tingkat SD. Mereka bergabung bersama dan saling membantu dalam kegiatan.


Kegiatan ini akan terus dicari bentuknya dan macamnya sehingga akan dibuat bervariasi dan semakin menambah pengalaman para peserta didik. Tentu dengan tetap mempertimbangkan biaya yang wajar. Maklum sekolah kita ini masih banyak berorientasi sosial, kita belum bisa pasang harga. Target utama bagaimana masyarakat sekitar kampus yang notabene adalah masyarakat kurang mampu, bisa mensekolahkan anaknya dengan metode pembelajaran yang maju.



29 Mei 2010

PEMBANGUNAN PENDOPO SEKOLAH ALAM (II)




















26 Mei 2010

PEMBANGUNAN PENDOPO SEKOLAH ALAM

Alhamdulillah dukungan teman-teman dari Hidayatullah sendiri cukup lumayan kuat, tidak ada dana sekalipun kegiatan pendirian bangunan Aula Sekolah Alam ( Taman Kanak - Kanak Yaa Bunayya ) tetap jalan. di mulai hanya bermodalkan kayu bundar bekas tiang listri dengan jumlah yang pas pasan.
Di kerjakan secara bersama -sama, tidak perlu keluar uang ataupun biaya lainnya. Cukup bubur kacang hijau dan Teh manis, teman - teman kami gerakkan untuk kerja bakti massal.


Tidak kami duga , ternyata teman- teman sangat responsip. Cukup memberi motivasi dan membesarkan jiwa, semua yang diundang datang dengan pakaian kerja dan semangat yang membaja. Ini baru kekuatan namanya.........................

Tanpa lama-lama, tidak perlu banyak bicara, semua kerja keras banting tulang peras keringat, rawe-rawe rantas malang-malang putung, olobis Kuntul Baris .....................angkaaaaat........

biarpun berat kayu yang besar, tetapi di pikul bersama maka jadi ringanlah ia. Tua muda tak peduli yang penting bisa selesai.

Setelah angkat yang satu terus lanjut untuk angakat yang kedua sampai berjumlah sembilan batang kayu bundar

Dengan menggunakan tali kapal, tiga tiang ditarik sekaligus. ada rasa was-was jangan sampai kayu bundar yang besar itu lepas dan bisa membahayakan orang yang ada di bawahnya. cukup menegangkan memang. Tapi bagi yang datang dan terlibat lansung merasa puas, bisa berdiri.

Sambil bergurau, bercanda ria, santai tetapi serius. Kekuatan seolah bertambah, spirit meningkat seiring dengan kalimat takbir yang di terikakan selalu saat mendorong kayu untuk berdiri
Tetangga kanan kiri pun hadir tak mau ketingglan ambil bagian amal sholeh, demi tegaknya sekolah tempat anak cucu mereka belajar nanti

Nah lihat sekarang........semua tiang sudah terpasang, tinggal dipikirkan kelanjutannya. Dari Mana datangnya dana???? Ah.....itu terserah Allah. Yang penting kita Thawaf dulu jangan berhenti. Kita sa'i sampai keluar Zam-Zam bantuan dari masyarakat yang peduli pendidikan dan dakwah.

Berdasarkan pengalaman , jika kita menolong agama Allah, Allah akan menunjukkan jalan kemana kita harus melangkah.

Pokoknya kerja saja, kalau ternyata hanya tiang yang berdiri, berarti dakwah kami belum berhasil,harus kerja keras lagi, proses dan proses dan proses. yang dinilai kan proses ????

Selalu memotivasi Teman- teman untuk tetap sabar dalam perjuangan dan dakwah, kita kerja urus ummat ajak menikmati lezatnya iman

Alimun santri Aliyah yang baru lulus ini tak mau ketinggalan, walaupun tidak ahli, tetapi kalau cuma paku-paku insya Allah bisalah ??